UAS - Riset Media BuyingProposal Usaha Berbasis Lokalitas "Place Marketing"


Nama              : Isnaini Fitri Pertiwi
Kelas               : A
NIM                : 18107030018
Tugas              : UAS Riset Media Buying – Proposal


PENGEMBANGAN DESA WISATA TEMBI 
KECAMATAN SEWON, BANTUL YOGYAKARTA

A.    Latar Belakang
Pengembangan pariwisata Indonesia Menggunakan konsepsi pariwisata budaya Yang dirumuskan dalam Undang-undang Pariwisata Nomor 09 Tahun 1990 yang menyatakan bahwa “Kepariwisataan merupakan peran penting untuk memperluas dan memeratakan  kesempatan berusaha dan lapangan kerja, mendorong pembangunan daerah, memperbesar pendapatan nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat serta memupuk rasa cinta tanah air, memperkaya kebudayaan nasional dan memantapkan pembinaanya dalam rangka memperkokoh jati diri bangsa dan mempererat persahabatan antar bangsa”.  Pariwisata budaya sebagai suatu kebijaksanaan pengembangan kepariwisataan Indonesia menekankan pada penampilan unsur-unsur budaya sebagai aset utama menarik wisatawan berkunjung ke Indonesia. Kantung-kantung wisata budaya di Indonesia banyak ditemukan di beberapa provinsi di Indonesia. Salah satunya yaitu Desa Wisata Tembi Kecamatan Sewon, Bantul Yogyakarta.

B.    Dasaran Umum Desa Wisata Tembi Yogyakarta
Desa Wisata Tembi didirikan pada tahun 2007. Saat itu desa wisata ini menawarkan keasrian kehidupan pedesaan dan aktivitas kerajinan yang memang menjadi salah satu daya jual pariwisata di kawasan Bantul. Hingga kini, Desa Wisata Tembi masih menjadi primadona bagi wisatawan yang ingin merasakan bagaimana kehidupan di pedesaan.
Selain itu banyaknya potensi sumber daya alam dan manusia dalam hal ini mempunyai potensi kepariwisataan juga bisa di gali lebih jauh, sehingga keragaman daya tarik kepariwisataan yang bi di hadirkan bisa menarik wisatawan untuk sering berkunjung di Desa Tembi Yogyakarta.
Berbagai aktivitas menarik bisa dilakukan disini, mulai dari turun langsung ke sawah untuk menanam dan memanen padi hingga keseruan belajar membatik langsung di bawah bimbingan para pembatik professional. Desa Wisata Tembi juga menyediakan paket wisata kuliner tradisional seperti wisata keliling kawasan GMT (Gabusan-Manding-Tembi) dengan mengendarai becak, andong, atau kereta mini serta paket wisata bertani, termasuk memandikan kerbau; dan paket wisata outbound. Kawasan pedesaan yang masih sangat asri pun menjadi daya tarik utama Desa Wisata Tembi. Segarnya udara pedesaan, hijaunya areal persawahan, dan kearifan budaya lokal yang masih sangat kental tentu menjadi pengalaman baru bagi wisatawan yang sudah penat dengan sibuknya kehidupan di perkotaan. Desa Wisata Tembi juga memiliki Museum Rumah Budaya Tembi atau Tembi House of Culture yang merupakan sebuah museum yang mengkhususkan pada kebudayaan jawa. Museum Rumah Budaya Tembi memiliki koleksi yang cukup variatif, diantaranya peralatan tradisional masyarakat jawa seperti peralatan dapur (tungku, dandang), persenjataan masyarakat jawa (keris, tombak), peralatan untuk bertani (bajak), peralatan seni (gamelan, batik). Tak ketinggalan pula koleksi peninggalan berupa foto-foto jaman dahulu, poster kuno, sepeda maupun sepeda motor kuno. Bahkan Museum Rumah Budaya Tembi memiliki perpustakaan yang memiliki koleksi naskah hingga mencapai kurang lebih 5000 buah. Museum ini buka setiap hari Senin-Jumat, pukul 09.00-16.00 WIB.
Lokasi Desa Wisata Tembi cukup dekat dari pusat Kota Yogyakarta. Pengunjung bisa ambil arah menuju Parangtritis. Setelah melewati gerbang? Institut Seni Indonesia akan menemukan gapura di kanan jalan bertuliskan Desa Wisata Tembi. Disinilah pengalaman baru akan dimulai.
Alamat Desa Tembi yaitu Jl. Parangtritis Jl. Tembi No.KM 8,6, Mriyan, Timbulharjo, Kec. Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

C.    Potret Gambaran Desa Wisata Tembi





D.    Analisis SWOT


         Sumber
          Peluang
          Ancaman

Kekuatan
Kelemahan
Sumber dari dalam
Mayoritas penduduk memiliki sawah
Pendidikan rata-rata SMP

Memilik suangai besar


Memiliki banyak pepohonan


Lingkungan asri dan udara segar


Ada jalur outbond


Sebagian rumah penduduk masih kuno


Banyak kesenian dan kebudayaan


Kesempatan
Ancaman
Sumber dari luar
Akses mudah dijangkau
Akan dibuka perumahan


Pemugaran rumah warga

E.    Insight Costumer
Desa Wisata Tembi menghadirkan berbagai macam kegiatan selain outbond juga kita ditawarkan cara belajar menanam padi dan belajar membatik. Selain itu, ada juga wisata kuliner yang menyediakan makanan-makanan khas jogja atau makanan orang Jawa yang kurang dapat ditemukan di Sumatra, Kalimantan hingga mancanegara. Warga asing yang menuju kesini pasti penasaran dengan berbagai rasa wisata kuiner yang ditawarkan. Field Trip yang ditawarkan menggunakan becak, andong dan kereta mini. Becak dan andong jelas transportasi khas Indonesia yang mampu menarik perhatian wisatawan mancanegara untuk menaiki transportasi tersebut. Lingkungan yang masih asri nan bersih dari perkotaan, dan suasana yang masih otentik akan budayanya dapat menarik perhatian wisatawan lokal ataupun wisatawan asing. Untuk pengembangan Desa Wisata perlu adanya mendesain ulang Desa Tembi menjadi kawasan Desa wisata terpadu dan Representatif yaitu :
1.     Memetakan dan mengintregasikan potensi wisata yang ada seperti wisata agro, wisata Tracking dan outbond, wisata arkeologi, wisata budaya dan wisata kerajinan.
2.     Menata kawasan desa dengan desain yang artistik yangmenarik dan unik sebagai daerah kunjungan wisata
3.     Tersedianya tempat Parkir dan MCK yang presentatif
4.     Tersedianya Homestay dan Resort dengan arsitekktur rumah khas lereng Gunung merapi  dengan pemandangan
5.     Tersedianya infrastruktur yang memadahi misalnya jalan-jalan masuk yang baik
6.     Tersedianya teater terbuka untuk pentas seni tradisi
7.    Tersedianya aula dan lahan sebagai Laboraturium Wisata Agroorganik yaitu sebuah semi museum yang memberikan contoh dan pengetahuan tentang dunia tanaman organic.
8.  Membuat workshop atau bengkel kerja pengrajin menjadi showroom yang menarik sehingga memudahkan pembeli yang hendak belanja
9.     Promosi dengan mengikuti event pariwisata di tingkat nasional maupun international dan pembuatan website


F.     Positioning dan Big Idea
Pengadaan Seni Tari Sanggar
Nama usulan kegiatan
Pengadaan sanggar seni budaya
Jenis usulan kegiatan
Pembangunan sanggar seni budaya
Lokasi pelaksanaan
Desa Tembi
Dasar pertimbangan usulan kegiatan
Dengan adanya sanggar seni budaya diharapkan  dapat melestarikan seni budaya yang sudah ada
Manfaat apa yang akan diperoleh apabila kegiatan tersebut dilaksanakan
Dengan adanya sanggar seni budaya diharapkan para wisatawan bisa mengenal lebih jauh seni budaya apa saja yang ada di Desa Tembi di samping batik tulis yang sudah terkenal itu
Potensi pariwisata apa yang timbul apabila kegiatan tersebut dilaksanakan
Petensi yang akan timbul adalah sebagai pelengkap pada potensi utama namun demikian kedepannya potensinya akan menjadi sama besar dengan potensi yang utama
Berapa jumlah masyarakat yang akan menerima manfaat apabila kegiatan tersebut dilaksanakan
Jumlah masyarakat yang akan menerima manfaat tersebut adalah mereka yang berkecimpung di bidang seni
Pengadaan Pondok Wisata
Informasi
U r a i a n
Nama usulan kegiatan
Pengadaan Pondok Wisata
Jenis usulan kegiatan
Pembangunan Pondok Wisata
Lokasi pelaksanaan
Di Desa Tembi
Dasar pertimbangan usulan kegiatan
Menyediakan tempat penginapan atau tempat tinggal sementara yang murah bagi para wisatawan yang akan berkunjung lebih dari satu hari
Manfaat yang akan diperoleh apabila kegiatan tersebut dilaksanakan
Para wisatawan akan lebih mudah mengenal lebih dekat tentang potensi desa wisata Desa Tembi, agar para wisatawan kerasan dan mau berkunjung kembali
Berapa jumlah masyarakat yang dapat menerima manfaat apabilan kegiatan ini dilaksanakan
Jumlah masyarakat yang dapat menerima manfaat langsung dari kegiatan ini adalah mereka yang terlibat langsung dalam pembangunan Homestay yaitu para tukang dan kuli bangunan dan apabila sudah jadi maka akan dibutuhkan seseorang untuk memelihara dan merawat Homestay tersebut

G. Tagline dari Key Message yang dibuat
Brand Destinasi dapat mencerminkan karakteristik destinasi berdasarkan aspek budaya masyarakat (kepercayaan, tradisi, ritual, dll) dan aspek destinasi itu sendiri (situs bersejarah, monumen, situs arkeologi, bangunan tua, dll). Hal tersebut merupakan esensi yang sesungguhnya dari suatu destinasi dan hal tersebut menunjukkan nilai inti dari apa yang ada di destinasi tersebut. Tagline Desa wisata Tembi : Belum ke Yogya kalo belum ke Desa Tembi. 

(sebelumnya perintah di soal ujian bahwasannya untuk memperhatikan desa di sekitar, sayangnya tempat saya (Batam Kota) belum saya temukan desa, yang saya tau hanya ada perkampungan dengan perumahan liar atau perumahan yang tidak resmi. Saya juga tidak berani keluar rumah terlebih dahulu jadi saya mengambil desa wisata yang di Yogyakarta saja. Jadi saya mohon maklumnya atas pengerjaan ujian yang belum memuaskan ini)

Komentar