Diskusi Online (Kajian Sosial Iklan) - Nulis Matek Gak Nulis Matek



Mata kuliah kajian sosial kali ini dilaksanakan dengan mendengarkan diskusi menarik dari Live Instagram antara dosen kita Pak Rama dengan publik figure bernama Endik Koeswoyo. Diskusi menarik ini berjudul Nulis Matek Gak Nulis Matek. Sebelumnya, saya mencari tahu siapakan tokoh Endik Koeswoyo ini. Beliau adalah seorang penulis scenario film asal tanah air Indonesia. Selain itu beliau juga aktif menulis buku dan novel semenjak tahun 2006. Lalu, info tentang beliau juga di share oleh salah satu dosen saya. Bahwasannya Endik Koeswoyo hijrah ke Jakarta tahun 2012 dan menjadi penulis skenario freelance untuk sinetron, film bioskop dan film televisi Me & You vs The World adalah skenario film kedua yang ia tulis setelah Kesurupan Setan. Hingga saat ini Endik Koeswoyo masih aktif menulis buku, novel dan skenario. Cerita Cinta adalah novel Endik Koeswoyo yang sudah diadaptasi menjadi film layar lebar. Selain aktif menulis skenario serial televisi, film televisi dan film bioskop, Endik Koeswoyo juga menjadi sutrada webseries dan video clip. Menerka-Menerka yang dinyanyikan Nagita Slavina, Menerka-nerka 2 serta Kamu yang Terbaik yang dinyanyikan Raffi Ahmad merupakan video clip yang dibuatnya pada tahun 2019.

Nah, di blog kali ini saya akan menuliskan beberapa rangkuman yang telah saya ambil dari diskusi online via Live Instagram antara dosen saya Pak Rama dengan Endik Koeswoyo.

Diskusi yang saya tangkap pertama kali memperhatikan Live Instagram membahas bagaimana pengalaman pertama Endik Koeswoyo menulis hingga tulisan-tulisan beliau hingga saat ini bisa berkembang bagus. Bermula dari Endik Koeswoyo ketika menjadi mahasiswa yang selalu haus akan pengetahuan dan ilmu. Dari mendekati dosen, mengintip kelas lain untuk menangkap pelajaran-pelajaran yang membuatnya penasaran, mencari pengetahuan ke berbagai orang membuatnya tidak bisa meninggalkan rasa penasaran akan pengetahuan. Ia selalu mencari guru dalam keadaan apapun karena bagi beliau guru adalah bidang dari sumber pengetahuan. Pesan tersebut sangat terkesan sekali untuk mahasiswa-mahasiswa seperti kita bahwasannya dekatilah guru atau dosen karena haus akan pengetahuan agar mahasiswa juga bisa berbagi dan mendapatkan lebih banyak pengetahuan yang belum diketahui. Dalam awal penulisannya Endik Koeswoyo, beliau mengatakan peluang menjadi hal utama dalam memulai. Selain itu kata-kata menarik yang ia lontarkan yaitu “apa sih yang membuat aku bertahan di dunia penulisan? Duit”. Karena bagi Endik Koeswoyo setiap berkarya dengan menulis maka akan menghasilkan uang, seperti menulis karya puisi pada media massa dan masih banyak karya penulisan yang bisa menghasilkan duit. Jadi disamping niat kita baik, kita juga harus berusaha ya gais karena usaha itu juga penting loh.

Lalu, diskusi ini juga membahas penulisan-penulisan Endik Koeswoyo yang menarik, kontennya berupa sesuatu yang sesuai dengan fenomena sosial tapi berbeda atau ternyata tidak terpikirkan oleh oran lain sehingga bisa dibilang unik ya. Nah jadi, kenapa tuh bisa gitu ya? Karena bermula dari tujuan, tujuannya harus jelad, tujuan mau nulis apa, penerbitnya siapa hingga harus tau berapa bayaran yang diberikan penerbit. Itu hal penting karena dalam segala kondisi apapun kita mau tidak mau harus menyelesaikan deadline tersebut. Dan tidak lupa pula semua sumbernya dari membaca dan berani mencoba mengambil susudt pandang yang berbeda. Diskusi ini juga membahas bagaimana seorang Endik bisa memotret apapun hinggan dijadikan penulisan yang unik. Diketahui bahwa berawal dari Endik rajin membaca selain membaca buku juga membaca berita-berita yang sedang populer maka akan me-refresh otak kita untuk mendapatkan ide-ide baru.

Selain itu, saya juga mendapat rangkuman tentang bagaimana seorang Endik membaca konteks menjadi sebuah teks. Jawabannya dengan memperkuat karater pada synopsis karena dengan memperkuat karakter dapat membangun konflik atau cerita.

Ketika menulis pasti ada saja kendala atau suatu hal yang bikin sang penulis menjadi kelupaan sesuatu atau jumping atau tidak sadar akan sesuatu yang terlewati. Bagaimana nih cara mengatasinya? Beberapa tips dari Endik Koeswoyo mengatasi hal tersebut dengan refresh otak atau mengistirahatkan pikiran (benar-benar menjauhi pikiran dari menulis sementara) karena kalau dipaksa terus ga baik juga ya gais. Refresh otak itu macem-macem ya tiap orang berbeda-beda. Kalau Endik sendiri mengistirahatkan diri atau mengademkan pikiran dengan menonton drama-drama Korea, Netflix, dsb. Selain itu tidur juga dapat melepas penat dan mengistirahatkan pikiran. Setelah mengademkan pikiran entah beberapa hari, barulah memulai evaluasi karatkter-karakter yang telah dibuat perlahan sehingga ide-ide baru mengalir lagi. Ide-ide biasa juga didapatkan melalui trending topic yang sedang berlangsung terjadi. Bahkan konteks masa lalu pun bisa dijadikan teks yang akan dibuat pada masa kini. Hal tersebut bisa menjadi sebuah konten di hubungkan dengan yang trending.

Closing dari diskusi online ini membahas statement untuk temen-temen yang baru belajar menjadi penulis atau script writer, membahas bagaimana membaca sosial masyarakat agar bisa tepat menjadi suatu script yang baik. Endik Koeswoyo memberikan beberapa tips nya, yang paling utama adalah skill mengamati dan skill membaca. Maka, bagi temen-temen yang ingin menjadi script writer, penulis atau penulis apapun, perbanyaklah belajar dari media sosial dengan berawal dari menciptakan suatu konsep seperti vlog atau yang lain-lain. Karena konsep adalah suatu yang mahal. Perbanyaklah membaca novel apabila ingin menulis novel, perbanyaklah menonton film atau sinetron atau drama apabila ingin menjadi penulis scenario. Dan jangan lupa melakukan risetnya juga agar dapat dihubungkan dengan trending-trending topic saat ini. Endik Koeswoyo memberikan quotes juga nih, “menulislah dari sekarang sebelum namamu ditulis di batu lisan!!”. Wah, membangkitkan mahasiswa-mahasiswa nih ya untuk mencoba menulis hehe.

Baik, sekian rangkuman dan pengetahuan yang saya dapatkan dari diskusi online Live Instagram antara dosen saya Pak Rama dengan Endik Koeswono. Banyak ya tips dan pengetahuan yang kita dapatkan apabila nonton langsung livenya tapi karena ini rangkuman jadi saya hanya mencatat sebagian kecil apa yang saya dapatkan. Apabila ada kesalahan atau kekurangan mohon di maafkan ya.

Komentar